Showing posts with label SBK. Show all posts
Showing posts with label SBK. Show all posts

Monday, December 17, 2018

BAB III
MODEL BENDA DIGERAKKAN ANGIN

Lihatlahdisekelilingkita. banyaksekalibenda yang digerakan oleh angin. Kinciranginmisalnya, kalian pastipernahmelihatnya di TV, koran, majalah, ataubuku. kinciranginbiasanyadigunakansebagaisumbertenagauntukmenggerakanmesinataupunsebagaipembangkitlistriktenagaangin. Hebat, bukan ?

Bagaimanadenganpermainan dan olehraga yang memanfaatkanangin dan udara ? Wah, banyak !Mulaidarilayang-layang ,terjunpayung, gantole, parasailing, sampaiperahulayar. coba kalian ingat-ingatadakahpermainanlainnya ?

Angin dan udarasangatdekatdengankehidupanmanusia. Bahkan, impianterbesarmanuisaberkaitandenganangin dan udara, yaituterbang. Kita inginterbangsepertiburung. Setelah berkali-kali gagal, akhirnyakitamampumenciptakanpesawatterbang dan helikopter.

Dari sekianbanyakpermainan yang digerakanangin, layang-layangadalah yang paling terkenal di seluruh dunia. Demikian pula di Indonesia. Hampirsemuadaerah di Indonesia mengenallayang-layang.

Layang-layangtradisional  Indonesia, sebenarnyamemilikibentukseperti oval yang memanjangkekiri-kanan. Kalian dapatmelihatnya pada gambardari museum layang-layang Indonesia di bawahini. Layang-layangberbentukpersegiatauwajik, barumunculkemudian. Sebagianbesarlayang-layanginidibuatdarikertas yang dilukisataudarikain. Rangkalayang-layangbiasanyaterbuatdaribambu.

Kali inikitaakanbelajarmerancang dan membuatpermainan-permainan yang digerakan oleh angin. Bahan-bahannyabermacam-macamtapibahanutamanyabisakertas, plastikataustyroform. Ayo kitacoba

A. Layang-layang

Bahan
- Kertaskoranbekas
- lidi
- Benang
- Pensi
- Penggaris
- Lem

Cara Mmebuatnya
1) Potonglidisepanjang  20 - 30 cm
2) Ikat kedualididenganbenang
3) Ikatlahbenangujunglidikeujunglidilainnya
4) Letakankerangkalayang-layang di ataskertaskoran. Beri tanda pada kertas di luargarisbenang
5) Guntingkertaskoransesuaitanda
6) Lipattepikertasmenutupibenanglaludilem
7) Ikatkanbenanglayangankira-kira di tengahlidisupayaseimbang. Kamubolehberihiasanlain.

B. KincirAngin

Bahan yang dibutuhkan
- Kertaskarton
- Pensil
- Pengaris
- Lemkertas
- Sedotanlimunkecil
- Gunting
- Kawat
- KaretGelang
- Bilahbambu
- Peniti

Cara membuatnya

1) Buatgambarpersegiukuran 12 x 12 cm pada kertaskarton
2) Guntingtiapsudutpersegikearahtengahsepanjang  7 cm sehinggakertaspersegimenjadiempatbagian.
3) Lekuklah salah satubagianujungketengah, laludilemsupayamelekat. Hasilnyaseperti pada gambar
4) Buatbulatankecildarikertaskarton manila. Beri lem dan lekatkan di tengahsebagaipenahanlipatan
5) Kincirkertashampirsiap. Lubangibagiantengahkincirmenggunakanpeniti
6) Masukkan sedotanlimun yang panjangnya 2 cm kedalamlubangkincir.
7) Masukankawatkedalamlubangsedotanlimun
8) Kaitkankawat pada bilahbambu
9) Nah, kincirkertassiapdimainkan. Arahkan pada angin dan kincirberputar-putar

C. KincirTerbang

Bahan yang dibutuhkan
- Bilahbambumuda
- Kertas HVS ataukoran tipis
- Jarumpentulataukawat
-Karetgelang
- Pensil
- Penggaris
- Lem
- Gunting
- Pisau cutter

Cara membuatnya

1) Potongbilahbambumuda. diperlukanduabuah yang berukuranpanjang 10 cm, lebar 0,5 cm dan tebal 0,3 cm. Satu bilahbambuuntukgagangpegangan dan satubilahbambulainnyauntukbahankincir.
2) Talikankaretkebilahbambugagangpegangansehinggaterbentuksepertiketapel
3) Belahbilahbambuuntukkincirsepanjang 6 cm, lalulentingkan
4) Guntingkertas HVS berbentukpersegipanjangdenganukuranpanjang 10 cm dan lebar 3 cm, buatsebanyakduabuah
5) Bentukduakertastersebutsemacamsayapcapung
6) Beri lem dan rekatkan pada bilahbambu yang sudahdilentingkan pada bagianluarnya. Beri jarumpentul pada ujungbilahbambu
7) Kincirterbang dan gagangpegangansudahselesai

Cara memainkannya

Kaitkanjarum yang berada di ujungbilahbambu pada karetkatapel. rentangkan dan arahkankeataslalulepas. Kincirmelesatkeatas dan pada saatmeluncurturun, kincirakanberputar-putarbagussekali.


D. BurungCamar

Bahan-bahan
- Kertaskarton
- Pensil
- Penggaris
- Gunting
- Penjepitkertas
- Pewarna
- Pisau

Cara membuatnya

Siapkankertaskartonsebagaiberikut

a. Untuk badan burung, gunakankartonberukuran 10 x 3 cm
b. Untuksayapburung, gunakankartomberukuran 19 cm x 4 cm
c. Untukekorburung, gunakankartonberukuran 8 x3,5 cm

1) Gambar burung pada kartonukuran 10 cm x 3 cm
2) Iris dan lubangibagiantengah, sepanjang 4 cm dan agakmelengkung. Lebarlubangdisesuaikandengantebalkarton
3) Iris bagianekorsepanjang 1, 5 cm
4) Gunting badan burungmenurutgarisgambar
5) Buatbagiansayapsepertibentuk di bawahinidarikartonberukuran 19 x 4 cm
6) Gambar bulu-buluburung dan beribatasuntukbagian yang diguntingdengangarisputus-putus
7) Selanjutnyaguntingbentuksayap dan beriwarna
8) Gambarlahbentuk di samping pada kartonberukuran 8 cm x 3,5 cm untukbagianekor.
9) Iris sepanjang 1,5 cm bagian pada ekor
10) Guntingbentukekormenurutgarisgambar
11) Rangkaibagian-bagianburung, yaitu badan, sayap, dan eordengancaramemasukkansayap dan ekorkebagian yang diiris
12) Selipkanpenjepitkertas di bagianparuh
13) Burungcamarmainansiapdimainkan. Lontarkankeatas. Wow! Burungcamarterbangmelayang-layang di udara.




BAB II
SIMBOL NADA DAN TEMPO LAGU

Pengertian Nada
Nada adalah bagian terkecil dari lagu. Nada (tone) dalam pengertian musik adalah suara yang mempunyai getaran tertentu dan mempunyai ketinggian tertentu.
Pengertian Notasi
Notasi menurut penulis adalah sistem penulisan lagu ataupun musik menggunakan gambar, angka, maupun simbol-simbol tertentu yang bisa menggambarkan urutan nada, tempo, dan birama.

Jenis-Jenis Notasi

1. Notasi Angka
Notasi Angka merupakan sistem penulisan nada dengan menggunakan angka 1 (Satu) hingga 7 (Tujuh) serta dibantu beberapa simbol untuk memperjelas. Angka tersebut menggambarkan nada:
1 = Do
2 = Re
3 = Mi
4 = Fa
5 = Sol
6 = La
7 = Si
Angka di atas merupakan nada tengah. Jika nadanya tinggi, maka notasi angkanya diberi tanda titik di atasnya. Jika nadanya rendah, maka notasi angkanya diberi titik dibawahnya. Semakin rendah atau tinggi oktafnya, semakin bertambah jumlah titiknya.

2. Notasi Gambar
Notasi Gambar merupakan notasi yang menggunakan gambar sebagai petunjuk nada. Contoh, dalam alat musik Angklung, notasinya menggunakan gambar beberapa hewan sebagai petunjuk not. Biasanya gambar yang gunakan adalah:
Ikan (Do)
Angsa (Re)
Jago (Mi)
Kucing (Fa)
Tikus (Sol)
Capung (La)
Burung (Si)
Elang (Do)
Ikan merupakan simbol nada Do rendah, sedangkan Elang merupakan tanda nada Do tingggi.

3. Notasi Simbol
Notasi Simbol biasanya menggunakan tanda atau gerakan tubuh. Contohnya Curwen Hand`s yang menggunakan gerakan tangan sebagai tanda nada. Berikut gambar Curwen Hand`s:


Untuk nada dengan oktaf rendah, biasanya penulis menggunakan tangan satunya menunjuk ke bawah. Demikian juga sebaliknya, untuk menunjukkan nada dengan oktaf tinggi, penulis menggunakan tangan satunya menunjuk ke atas.

4. Notasi Balok
Notasi Balok merupakan notasi yang terlengkap digunakan dalanm penulisan lagu ataupun musik. Di dalamnya terdapat tanda tempo (cepat lambanya lagu atau musik), tanda dinamik (keras lembutnya permainan lagu atau musik), tanda istirahat (berhenti memainkan lagu atau musik), serta nilai ketuknya.



Nilai Not dan Tanda Istirahat

Pengertian tanda tempo

Tanda tempo merupakan istilah tertentu yang digunakan untuk menunjukkan cepat atau lambatnya satu komposisi musik dibawakan, baik dengan suara vokal (suara manusia) maupun dengan suara instrumen musik.
Macam-macam tanda tempo :
1.       Tanda tempo lambat
2.       Tanda tempo sedang
3.       Tanda tempo cepat

SBK

BAB I
KARYA SENI RUPA

Pengertian Seni Rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang ditangkap oleh mata dan dirasakan dengan  rabaan. Seni rupa juga diartikan sebagai hasil ciptaan kualitas, hasil, ekspresi, atau alam keindahan atau segala hal yang melebihi keasliannya serta klasifikasi objek-objek terhadap kriteria tertentu yang diciptakan menjadi suatu struktur sehingga dapat dinikmati menggunakan indera mata dan peraba.

Unsur-Unsur Seni Rupa
Seni rupa dibangun dari beberapa unsur yang saling membentuk suatu kesatuan padu sehingga dapat dinikmati secara utuh. Unsur-unsur seni rupa merupakan unsur yang digunakan untukmewujudkan sebuah karya seni rupa. Unsur-unsur seni rupa yaitu sebagai berikut... 
1. Titik, adalah unsur seni rupa yang paling dasar yang melahirkan suatu wujud dari ide-ide atau gagasan yang melahirkan garis, bentuk, atau bidang. Teknik lukisan yang menggunakan kombinasi dari berbagai variasi ukuran dan warna titik dikenal dengan sebutan Pointilisme.
2. Garis, adalah unsur seni rupa sebagai hasil dari penggambungan unsur titik. Berdasarkan jenisnya, garis dibedakan dari garis lurus, panjang, lengkung, pendek, vertikal, horizontal, diagonal, berombak, patah-patah, siral, putus-putus dan lain-lain. Macam-macam garis tersebut akan menimbulkan kesan-kesan tertentu seperti garis lurus berkesan tegak dan keras, garis patah-patah terkesan kaku, garis lengkung berkesan lembut dan lentur, dan garis spiral berkesan lentur. Selain itu, garis juga memberikan kesan watak sehingga dapat digunakan sebagai perlambaan misalnya :
  • Garis tegak melambangkan keagungan, kestabilan. 
  • Garis halus, melengkung-melengkung berirama mengesankan kelembutan kewanitaan. 
  • Garis miring, melambangkan akan kegoncangan, gerak, tidak stabil. 
  • Garis tegas, kuat, terpatah-patah mengesankan atau melangmbangkan kekuasaan.
Sedangkan, berdasarkan wujud garisnya yaitu sebagai berikut :
  • Garis nyata, ialah garis yang dihasilkan dari coretan atau goresan lengkung. 
  • Garis semu, yaitu garis yang muncul karena terdapat kesan balance pada bidang, warna atau ruang. 
3. Bidang, adalah pengembangan garis yang membatasi suatu bentuk sehingga dapat membentuk bidang yang melingkupi dari beberapa sisi. Bidang memiliki sisi panjang, dan lebar dengan memiliki ukuran.
4. Bentuk, adalah unsur seni rupa dari gabungan berbagai bidang. Bentuk dikelompokkan dalam dua macam yaitu sebagai berikut :
a. Bentuk Geografis, ialah bentuk yang terdapat ilmu ukur seperti :
  • Bentuk kubistis, contohnya kubus dan balok 
  • Bentuk silindris, contohnya tabung, bola dan kerucut. 
b. Bentuk Nongeometris, adalah bentuk yang meniru bentuk alam, seperti hewan, manusia dan tumbuhan.
5. Ruang, adalah unsur seni rupa dengan dua sifat. Dalam seni rupa dua dimensi, ruang besifat semu sedangkan dalam seni rupa tiga dimensi, ruang bersifat nyata. Ruang juga digolongkan menjadi dua yaitu Ruang dalam bentuk nyata, seperti ruangan kamar, ruangan patung. Ruangan dalam bentuk khayalan (ilusi) seperti ruangan yang terkesan dari lukisan.
6. Warna, adalah unsur seni rupa yang menimbulkan kesan dari pantulan cahaya pada mata. Warna dikelompokkan dalam beberapa macam yaitu sebagai berikut :
  • Warna Primer, adalah warna dasar yang tidak diperoleh dari campuran warna lain. Warna primer terdiri dari warna merah, kuning dan biru.
  • Warna Sekunder, adalah warna yang dapatkan dari campuran dua warna primer dalam takaran tertentu.
  • Warna Tersier, adalah warna yang didapatkan dari pencampuran warna sekunder
  • Warna Analogus, adalah deretan warna yang letaknya berdampingan dalam satu lingkaran warna atau berdekatan, seperti deretan warna hijau ke warna kuning.
  • Warna  Komplementer, adalah warna yang kontras dan letaknya bersebrangan yang dibentuk dalam satu lingkaran warna, misalnya warna merah dengan hijau, warna kuning dengan warna ungu.
7. Tekstur, adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda memiliki sifat permukaan yang berbeda. Tekstur dapat dibedakan menjadi tekstur nyata dan tekstur semu. Tekstur nyata adalah nilai raba yang sama antara penglihatan dan rabaan. Sedangkan teksur semu adalah kesan yang tidak sama antara penglihatan dan perabaan.

8. Gelap Terang, adalah unsur yang bergantung dari intensitas cahaya. Semakin besar intensitassuatu cahaya maka semakin terang, sedangkan semakin kecil intensitas cahaya, maka akan semakin gelap. Dalam karya seni rupa dua dimensi, unsur gelap terang dibuat menurut gradiensi dan pemilihan warna yang ada.

Macam-macam seni rupa
Macam-macam seni rupa dikelompokkan menurut wujud, massa dan fungsinya yaitu sebagai berikut :
1. Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Wujudnya 
  • Seni Rupa Dua Dimensi, adalah seni rupa dengan karya dua ukuran, yaitu panjang dan lebar. Seni rupa dua dimensi hanya dapat dilihat dari satu arah yaitu dari arah depan. Contoh seni rupa dua dimensi adalah seni lukis, seni batik, sketsa, dan seni ilustrasi. 
  • Seni Rupa Tiga Dimensi, adalah seni rupa yang yang memiliki tiga ukuran panjang, lebar dan tinggi atau tebal (memiliki volume). Hasil dari karya seni dapat dinikmati atau dihayati dari sembarang arah pandang. Contoh seni rupa tiga dimensi adalah seni kriya, seni taman, seni bangunan, dekorasi dan lain-lain. 
2. Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Massanya 
  • Seni Rupa Tradisional, adalah seni rupa yang dibuat dengan pola, aturan, atau pakem tertentu sebagai pedoman dalam berkarya seni dan dibuat berulang-ulang tanpa merubah bentuk aslinya. Aturan-aturan umum terkait dengan penciptaan bentuk, ola, corak, penggunaan warna, bahan dan ukuran, Aspek-aspek berkarya seni seni rupa tradisional misalnya masih dipertahankan secara turun-temurun, dari generasi ke generasi sampai sekarang. Sehingga seni rupa bersifat statis, sejak dulu hingga sekarang bentuk dan coraknya tidak mengalami perubahan. 
  • Seni Rupa Modern, adalah karya seni yang ditandai dengan munculnya kreativitas untuk mencitakan hal yang baru yang belum pernah ada sebelumnya. Unsur kebaharuan menjadi sangat penting dan harus ada untuk memberikan karya seni rupa modern yang mengutamakan aspek kreativitas dalam berkarya sehingga tercipta suatu karya yang baru. Sehingga seni rupa modern bersifat lebih individualis. Contoh seni rupa modern berupa lukisan, grafis, patung dan kriya. 
  • Seni Rupa Kontemporer, adalah karya seni yang pemunculannya dipengaruhi oleh waktu dimana karya seni tersebut diciptakan. Seni rupa kontemporer bersifat kekinian dan temporer yang diangkat dari seni rupa kontemporer mengenai situasi dan kondisi saat karya tersebut diciptakan yang biasa untuk ekspresi pribadi seniman dan mengungkapkan daya fantasi, imajinasi, maupun dengan cita-cita harapan yang dikaitkan mengenai situasi dan kondisi kapan karya tersebut diciptakan. 
3. Macam-Macam Seni Rupa Berdasarkan Fungsinya
  • Seni Rupa Terapan, adalah seni rupa yang dihadirkan dari tujuan praktis. Karya yang digunakan dari benda-benda dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti senjata, poster, keramik, rumah dan lain-lain.
  • Seni Rupa Murni adalah karya seni rupa yang diciptakan bukan untuk tujuan digunakan melainkan untuk mengungkapkan ide dari penciptanya dan hanya mengutamakan nilai keindahan. Seni rupa terapan, bebas untuk semua orang dalam mengungkapkan keinginan, harapan, impian, khayalan dalam karya seninya.