Showing posts with label IPA. Show all posts
Showing posts with label IPA. Show all posts

Monday, December 17, 2018

BAB 12 Pemanfaatan Sumber Daya Alam

A.    Pemanfaatan Sumber Daya Alam
1. SDA dari Tumbuhan
Tumbuhan memiliki banyak manfaat. Manusia mengembangbiakkan tumbuhan di lahan pertanian. Tumbuhan sebagai sumber bahan makanan. Misalnya nasi, sayur-mayur, dan buah-buahan. Makanan merupakan sumber energi bagi manusia. Tumbuhan juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Misalnya kayu jati untuk membuat pintu rumah. Manfaat kayu lainnya untuk membuat meja, kursi, lemari, dan rak buku. Kertas dibuat dari bubur kayu. Pensil juga dibuat dari kayu. Baju ditenun dari benang. Benang berasal dari tumbuhan kapas. Minyak goreng juga dihasilkan dari tumbuhan. Minyak goreng diproduksi dari kelapa sawit. Teh yang biasa kita buat minuman berasal dari daun teh yang dikeringkan. Tumbuhan juga dimanfaatkan untuk obat. Contohnya wortel untuk obat mata rabun.
2. SDA dari Hewan
Manusia memanfaatkan hewan sebagai sumber makanan. Hewan juga dimanfaatkan sebagai bahan pakaian dan perhiasan. Beberapa hewan dapat kita peroleh langsung dari alam. Ikan laut diambil langsung oleh nelayan dari laut. Nelayan tidak perlu memelihara ikan tersebut. Ada juga hewan yang diternakkan. Contohnya ayam, kambing, sapi, dan ikan tawar. Kita memanfaatkannya sebagai sumber makanan. Contohnya daging, telur, dan susu. Kita juga memanfaatkan kulitnya untuk bahan jaket, sepatu, dan tas. Contohnya kulit kambing dan sapi.
3. SDA dari Benda Tidak Hidup
Di sekitar kita banyak terdapat benda tidak hidup. Contohnya air, tanah, dan bahan mineral. Air untuk minum, mencuci dan mandi.Air yang mengalir deras untuk membangkitkan energi listrik. Aliran air sungai berguna untuk sarana transportasi. Contohnya perahu dan rakit. Tanah untuk bercocok tanam. Tanah dapat ditanami padi,jagung, teh, dan pepohonan. Bahan mineral diperoleh dengan penambangan. Contoh bahan mineral adalah batuan dan bahan tambang. Batuan dapat berupa pasir, tanah liat, dan semen. Contoh bahan tambang adalah batu bara, minyak bumi, emas, dan besi. Bahan mineral banyak manfaatnya. Besi untuk membuat kerangka rumah dan kendaraan. Rumah kita dibangun dengan batu bata, pasir, semen dan genting. Batu bata dan genting dibuat dari tanah liat. Pasir dan semen ditambang dari alam.
B.     Melestarikan Alam
Berikut ini cara-cara melestarikan alam.
1. Tidak menggunakan racun atau bahan peledak untuk menangkap ikan.
Tindakan ini dapat membunuh semua ikan. Ikan-ikan kecil juga ikut mati. Ikan tidak dapat berkembang biak. Akibatnya ikan akan habis atau punah.
2. Tidak membuang limbah ke sungai.
Limbah mengandung bahan beracun. Limbah dapat mengotori air sungai. Akibatnya makhluk hidup di sungai mati.
3. Tidak membuang sampah sembarangan.
Kita harus membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang tidak teruraikan dapat mengotori tanah. Contohnya plastik. Akibatnya mengurangi kesuburan tanah.
4. Tidak menebang habis pohon di hutan.
Menebang pohon di hutan tidak boleh sembarangan. Pilihlah pohon yang sudah cukup usia. Kemudian kita harus menanam kembali pohon baru. Dengan demikian hutan tidak menjadi gundul. Hutan gundul merugikan kita sendiri. Saat musim hujan timbul banjir dan longsor. Saat musim kemarau udara panas.
.
BAB 11 Cuaca dan Cuaca dan Pengaruhnya bagi Manusia

A.    Kondisi Cuaca
Cuaca adalah keadaan udara pada satu tempat tertentu dalam jangka waktu terbatas. Kondisi cuaca selalu berubah setiap saat. Udara pagi hari terasa sejuk dan dingin. Semakin siang udara terasa panas dan gerah. Demikian juga dengan keadaan cuaca. Cuaca pagi hari belum tentu sama dengan siang hari. Cuaca di setiap tempat dapat berbeda. Misalnya pagi hari cuaca di sekolahmu mendung. Akan tetapi cuaca di rumahmu cerah. Kondisi cuaca bermacam-macam. Antara lain cerah, berawan, panas, dingin dan hujan.
1. Cuaca Cerah
Cuaca cerah terjadi saat langit tidak berawan. Cahaya matahari bersinar terang. Tidak ada awan yang menghalangi sinar matahari. Kita dapat melakukan berbagai kegiatan saat cuaca cerah. Contohnya berolahraga di lapangan, bermain, dan berjalan-jalan.
2. Cuaca Berawan
Cuaca berawan terjadi saat langit diliputi awan. Cahaya matahari terhalangi oleh awan. Keadaan langit menjadi gelap. Keadaan ini biasa disebut mendung. Awan hitam di langit merupakan pertanda akan turun hujan.
3. Cuaca Hujan
Hujan terjadi saat titik-titik air turun dari langit. Sebelum atau selama hujan turun biasanya disertai kilat dan guntur. Jangan bermain di luar rumah saat hujan turun. Anak-anak bisa terkena pilek. Atau bisa tersambar petir.
4. Cuaca Panas dan Cuaca Dingin
Sinar matahari menyinari bumi. Sinar matahari memengaruhi kondisi cuaca di suatu tempat. Ada tempat yang menerima sinar matahari penuh. Keadaan ini membuat daerah tersebut bersuhu tinggi. Daerah tersebut memiliki cuaca panas. Ketinggian suatu tempat juga memengaruhi keadaan cuaca. Cuaca daerah pegunungan lebih dingin daripada dataran rendah. Daerah perkotaan dan pantai merupakan dataran rendah.
B.     Simbol Kondisi Cuaca
Kondisi cuaca dapat dilihat dengan satelit. Satelit ditempatkan di atas angkasa. Satelit ini dinamakan satelit cuaca. Informasi dari satelit menunjukkan keadaan cuaca. Contohnya berawan,
hujan, atau terjadi badai. Di Indonesia perkiraan cuaca dibuat setiap hari oleh Badan Meteorologi dan Geo-fisika (BMG). Prakiraan cuaca ini biasanya diumumkan di koran atau televisi. Kondisi
cuaca digambarkan dengan simbol-simbol sederhana.
C.     Pengaruh Keadaan Awan terhadap Kondisi Cuaca
Sebelum berangkat bepergian, perhatikan keadaan awan. Mengapa demikian? Kamu dapat memperkirakan cuaca dari keadaan awan. Dengan demikian kamu dapat mempersiapkan diri. Contohnya jika cuaca mendung, kamu perlu membawa payung. Awan terlihat seperti gumpalan kapas. Bentuk awan selalu berubah-ubah. Bentuk awan memengaruhi keadaan cuaca. Misalnya awan berwarna putih, berarti cuaca cerah. Bagaimana pembentukan awan? Panas matahari menguapkan air permukaan. Air permukaan adalah air sungai, danau dan laut. Air dalam tumbuhan juga menguap. Air tanah juga menguap. Uap air naik ke udara. Semakin lama uap air naik semakin tinggi. Semakin ke atas, udara semakin dingin. Uap air mengembun pada debu-debu di udara. Selanjutnya membentuk titik air yang sangat halus. Titik-titik air tersebut jumlahnya semakin banyak. Titik- titik air tersebut berkumpul membentuk awan.
D.    Pengaruh Cuaca terhadap Kegiatan Manusia
Cuaca memengaruhi kegiatan kita sehari-hari. Contohnya saat cuaca sedang hujan deras. Kamu tidak dapat berangkat sekolah. Kamu memerlukan payung atau jas hujan. Akan tetapi hati-hati jika hujan diikuti petir. Lebih baik kamu tunggu hingga hujan reda. Saat cuaca panas, udara terasa panas. Badanmu menjadi gerah. Kamu membutuhkan kipas angin. Cuaca panas juga membuatmu mudah haus. Jadi bawalah bekal air minum ke sekolah. Cuaca juga memengaruhi kegiatan pertanian. Petani memerlukan air yang cukup untuk mengairi sawahnya. Biasanya pengairan sawah dari saluran irigasi. Ada juga persawahan yang mengandalkan air hujan. Sawah ini disebut sawah tadah hujan. Sawah ini hanya bisa ditanami pada saat musim hujan. Padi yang telah dipanen harus segera dikeringkan. Padi yang telah kering kemudian digiling menjadi beras. Kita tidak boleh menyimpan padi basah. Padi basah dapat tumbuh tunas. Saat cuaca cerah, petani mengeringkan padinya. Mereka menjemurnya di halaman rumah. Petani garam juga terpengaruh cuaca. Mengapa demikian? Garam dibuat dari air laut. Air laut dialirkan ke tambak garam. Tambak biasanya dibuat di dekat pantai. Air laut itu kemudian dikeringkan. Proses pengeringan ini memanfaatkan panas matahari. Air laut tersebut akan menguap. Dan dalam tambak menyisakan garamnya saja. Petani garam berharap cuaca selalu cerah. Agar mereka dapat membuat garam lebih banyak. Apakah pekerjaan lainnya yang bergantung pada cuaca? Ya benar. Para pembuat kerupuk, ikan asin, batu bata, genting, dan gerabah. Mereka membutuhkan cuaca cerah untuk menjemur hasil pekerjaannya. Para nelayan tradisional juga memperhitungkan keadaan cuaca. Mereka akan menunda melaut bila cuaca mendung. Jika cuaca mendung kemungkinan besar akan hujan. Saat hujan sering terjadi badai di laut. Badai ini dapat menenggelamkan perahu mereka.
E.     Pengaruh Cuaca terhadap Jenis Pakaian dan Makanan

Keadaan cuaca dapat berubah. Kita harus menyesuaikan jenis pakaian dengan keadaan cuaca. Kita memakai baju tipis atau kaos saat cuaca panas. Kaos menyerap keringat. Jangan memakai baju tebal. Ini akan membuatmu gerah dan berkeringat. Kita membutuhkan pakaian tebal saat cuaca dingin. Pakaian tebal menghangatkan badan kita. Bagaimana jika hendak bepergian saat hujan? Kita harus memakai jas hujan atau payung. Bahan jas hujan dan payung kedap air. Dengan demikian baju kita tidak basah. Kita memilih makanan sesuai kondisi cuaca. Demikian juga makanan dan minuman. Makanan merupakan sumber tenaga. Makanan juga berfungsi menjaga suhu tubuh. Saat cuaca dingin, kita mudah lapar. Makanlah makanan yang banyak mengandung energi. Contohnya nasi, jagung, atau daging. Selain itu, minumlahminuman hangat. Saat musim panas tubuh banyak mengeluarkan keringat. Tubuhmu membutuhkan banyak air. Perbanyaklah minum air putih. Makanlah buah yang banyak mengandung air. Contohnya jeruk, semangka, dan melon. 
BAB 10 Kenampakan Permukaan Bumi

A.    Bentuk Permukaan Bumi
Apakah yang dimaksud dengan permukaan bumi? Permukaan bumi adalah bagian teratas dari bumi. Samakah bentuk permukaan bumi dengan bola? Ya tentu saja berbeda. Bentuk permukaan bola rata dan halus. Bentuk permukaan bumi tidak rata dan bergelombang. Ada bagian permukaan bumi yang tinggi menjulang. Ada bagian permukaan bumi yang rendah dan dalam. Ada bagian permukaan bumi yang berisi air. Bentuk permukaan bumi yang bermacam-macam itu disebut bentang alam. Bentang alam terdiri dari daratan dan perairan. Daerah daratan adalah bagian permukaan bumi yang tidak digenangi air. Daerah perairan adalah permukaan bumi yang digenangi air.
1. Daerah Daratan
Daratan yang sangat luas disebut benua. Contohnya Benua Eropa, Amerika, Asia, Australia, dan Afrika. Daratan yang lebih kecil dari benua disebut pulau. Negeri kita terdiri dari ribuan pulau. Contohnya Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, Irian Jaya, dan Kalimantan. Berikut ini contoh bentang alam di daratan.
a. Gunung
Gunung merupakan permukaan bumi yang paling tinggi. Gunung yang berjajar membentuk pegunungan. Gunung tertinggi di dunia adalah Gunung Everest. Pegunungan tertinggi adalah Pegunungan Himalaya. Ada dua jenis gunung. Gunung berapi dan gunung mati. Gunung berapi dapat meletus sewaktu-waktu. Gunung berapi meletus mengeluarkan lahar panas. Lahar ini keluar dari dapur magma. Gunung mati merupakan gunung yang sudah tidak aktif. Gunung ini tidak memiliki dapur magma. Gunung mati tidak dapat mengeluarkan lava.
b. Bukit
Bukit adalah bentang alam yang permukaan tanahnya lebih tinggi dari sekelilingnya. Akan tetapi ketinggiannya lebih rendah dari gunung. Rangkaian bukit yang berjajar disebut perbukitan.
c. Lembah dan Jurang
Beberapa tempat di permukaan bumi membentuk cekungan. Cekungan ini dapat berupa jurang dan lembah. Lembah adalah dataran yang berada di antara dinding-dinding gunung yang landai. Di lembah biasanya terdapat sungai yang mengalir deras.
Jurang adalah daerah menurun dengan dinding yang curam. Dinding jurang selain curam juga licin. Hal ini disebabkan tumbuhnya lumut pada dinding jurang. Terkadang di tepi jurang ditemukan air terjun.
d. Dataran
Dataran merupakan permukaan bumi berupa daerah datar yang luas. Dataran dibedakan menjadi dua. Dataran tinggi dan dataran rendah. Dataran tinggi berada di daerah yang tinggi. Dataran tinggi biasanya berada di dekat pegunungan. Contohnya Dataran Tinggi Dieng di daerah Pegunungan Dieng, Provinsi Jawa Tengah. Adapun dataran rendah berada di tempat yang rendah. Daerah dataran cocok untuk pemukiman dan areal pertanian.
e. Gurun
Gurun terbagi menjadi dua
jenis. Gurun panas dan gurun
dingin. Contoh gurun panas
adalah Gurun Sahara. Gurun
ini terletak di Afrika.
Adapun gurun dingin berada
di daerah kutub. Gurun dingin
juga terdapat di pegunungan
yang tanahnya membeku.

Antartika adalah daerah ter-
dingin dan penuh es. Contoh gurun dingin adalah Gurun Gobi.

Gurun ini berada di wilayah Asia.
2. Daerah Perairan
Daerah perairan adalah bentang alam yang digenangi atau
dialiri air. Berdasarkan letaknya, wilayah perairan dibedakan
menjadi dua yaitu:
a. Perairan Darat
Perairan darat terdiri atas sungai, danau, dan rawa.
1) Sungai
Sungai merupakan kumpulan air mengalir di daratan. Aliran ini membentuk jalur panjang dan berliku-liku. Sungai mengalir dari tempat yang tinggi seperti dari atas bukit atau gunung. Tempat awal aliran sungai disebut hulu sungai. Hulu sungai biasanya berupa mata air. Aliran air sungai akan berakhir di laut atau danau. Tempat berakhirnya perjalanan air sungai disebut muara atau hilir sungai.
2) Danau
Danau adalah sejumlah air (tawar atau asin) yang terkumpul di suatu tempat yang cukup luas. Danau terjadi karena aliran sungai. Danau juga dapat terjadi karena adanya mata air. Danau dapat dipakai sebagai sarana rekreasi dan olahraga. Ada danau yang terjadi secara alami. Ada juga danau yang dibuat manusia. Danau buatan disebut bendungan atau waduk. Danau dibangun untuk penyediaan tenaga listrik, rekreasi (berenang dan selancar angin), dan persediaan air.
3) Rawa
Rawa adalah tanah yang rendah dan digenangi air. Penggenangan air di rawa dapat bersifat musiman ataupun permanen (tetap). Luas rawa di Indonesia diperkirakan lebih dari 23 juta hektar. Rawa tersebut terdiri dari hutan rawa air tawar, hutan rawa gambut, dan rawa tanpa hutan. Hutan rawa air tawar memiliki permukaan tanah yang kaya akan mineral. Biasanya ditumbuhi hutan lebat. Hutan rawa gambut terbentuk dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang proses penguraiannya sangat lambat. Rawa gambut memiliki kandungan bahan organik yang sangat tinggi. Rawa tanpa hutan merupakan bagian dari rawa hutan. Rawa jenis ini hanya ditumbuhi tumbuhan kecil. Contohnya semak dan rumput liar.
b. Perairan Laut
Perairan laut adalah bagian permukaan bumi berupa perairan yang sangat luas. Pada wilayah perairan laut terdapat laut, selat, teluk, dan samudra. Laut merupakan cekungan yang dalam dan berisi air. Laut yang sempit di antara dua pulau disebut selat. Contoh selat adalah Selat Malaka dan Selat Sunda.
Lautan yang menjorok masuk ke arah daratan disebut teluk. Contohnya Teluk Kumai, Teluk Air Hitam, Teluk Bayur, dan Teluk Sulawesi. Samudra adalah laut yang sangat luas dan dalam. Contohnya Samudra Indonesia, Samudra Atlantik, dan Samudra Pasifik.
B.     Bentuk Bumi
Bagaimana bentuk bumi? Kita dapat melihat bentuk bumi melalui tiruannya.Tiruan bumi disebut bola dunia atau globe. Bentuk bumi bulat seperti bola. Bentuk globe juga bulat seperti bola.
Coba pergilah ke pelabuhan. Berdirilah di tepi pelabuhan dan lihatlah kapal yang mendekat ke pelabuhan. Semula kamu akan melihat cerobong asap atau bendera kapal. Kemudian kapal mendekat ke pelabuhan. Sekarang kamu dapat melihat seluruh badan kapal. Bagaimana bentuk kapal saat meninggalkan pelabuhan? Semakin jauh dari pelabuhan, badan kapal tidak terlihat. Kemudian bendera kapal dan cerobong asapnya tidak terlihat juga. Peristiwa ini menunjukkan bahwa bumi berbentuk bulat. Jika bumi datar, kita dapat melihat seluruh bagian kapal.
n lang=IN style='font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:"Times New Roman","serif"; mso-ascii-theme-font:major-bidi;mso-hansi-theme-font:major-bidi;mso-bidi-theme-font: major-bidi;mso-ansi-language:IN'>g. Jangan terlalu sering menyetrika. Sebaiknya tunggu hingga jumlahnya banyak.

2. Hemat Air
Menggunakan air dengan hemat. Tutup kran air jika sudah tidak digunakan. Jagalah jangan sampai terjadi kebocoran pipa. Sudahkah kamu menghemat penggunaan air bersih?
3. Hemat Bahan Bakar Minyak (BBM)

Pilihlah kompor yang hemat energi. Segera matikan kompor jika selesai memasak. Mengendarai kendaraan bermotor untuk bepergian yang penting. Mengendarai kendaraan secara bersama.
BAB 9 Proyek Sains

A.    Mengubah Energi Angin Menjadi Energi Gerak
Energi angin dapat diubah menjadi energi gerak. Pernahkah kamu melihat kincir angin? Kali ini kita akan membuat kincir angin. Kincir angin digerakkan oleh angin. Kincir angin dapat dimanfaatkan sebagai penggerak dinamo. Dinamo ini menghasilkan energi listrik. Energi listrik disalurkan ke rumah-rumah. Energi listrik digunakan untuk menyalakan peralatan elektronik. Contohnya lampu listrik, televisi, dan radio. Angin adalah udara yang bergerak. Gerakan angin memutar baling-baling kincir angin. Semakin kencang angin semakin cepat pula kincir berputar. Pada PLTA, kincir angin dihubungkan dengan dinamo. Gerakan kincir angin membuat dinamo berputar. Putaran dinamo menghasilkan energi listrik. Kincir angin dapat terus berputar sepanjang waktu. Kincir angin harus ditempatkan di daerah tinggi dan berangin kencang.
B.     Mengubah Energi Air Menjadi Energi Gerak

Kincir air digerakkan oleh air. Kincir air dimanfaatkan sebagai penggerak generator. Generator dapat menghasilkan energi listrik.
BAB 8 Energi dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Sehari-hari

A.    Berbagai Macam Energi dan Pengaruhnya
1.      Energi Panas
Panas merupakan bentuk energi. Energi panas dapat dihasilkan dari api. Tangan kita akan terasa sakit jika tersentuh api. Api juga dapat membakar kertas. Kertas terbakar menjadi abu. Energi panas sangat berguna bagi kita. Energi panas dapat dihasilkan oleh bahan bakar. Contohnya batu bara, gas, minyak, dan kayu. Energi panas digunakan untuk menggerakkan alat transportasi. Contohnya mobil, pesawat terbang, kereta api, dan kapal. Matahari juga menghasilkan energi panas. Ibu mencuci pakaian. Kemudian ibu menjemurnya di luar rumah. Panas matahari mengeringkan cucian yang basah. Matahari adalah sumber energi panas. Energi panas sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana jika tidak ada energi panas? Mobil tidak bisa berjalan. Demikian juga kereta api dan pesawat. Jika kita ingin bepergian harus berjalan kaki. Ini tentu akan menyusahkan kita. Kita juga tidak dapat segera mengeringkan cucian. Petani tidak bisa mengeringkan padi. Pembuat kerupuk tidak dapat mengeringkan kerupuknya. Jadi begitu besar pengaruh energi panas.
2.      Energi Gerak
Aliran air memindahkan daun mengikuti arah alirannya. Daun bergerak. Penyebabnya dorongan dari aliran air di bawahnya. Jadi air yang mengalir memiliki energi. Energi ini disebut energi gerak. Energi gerak mudah kita temukan. Contohnya kipas angin, dan blender yang sedang digunakan. Aliran air merupakan energi gerak alami.
Begitu juga dengan angin. Angin adalah udara yang bergerak.
Dedaunan bergerak ketika tertiup angin.
3. Energi Bunyi
Energi oleh bunyi disebut energi bunyi. Bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar. Contohnya saat senar gitar dipetik. Senar gitar menjadi bergetar. Getaran itu menghasilkan bunyi. Seperti juga kecapi dan kendang. Suara kendang berasal dari getaran kulit kendang. Masih ada benda lainnya yang menghasilkan bunyi. Contohnya peluit dan lonceng. Jadi getaran akan menghasilkan bunyi. Pengaruh energi bunyi dapat kita rasakan. Kita dapat mendengar bunyi. Bunyi alat musik dapat menghibur kita. Bunyi lonceng sekolah sebagai tanda masuk kelas. Suara juga merupakan bunyi. Kita dapat mendengar suara teman kita.
4. Energi Listrik
Energi listrik sebagai sumber energi. Energi listrik banyak dimanfaatkan dalam kehidupan. Contohnya untuk menjalankan mesin di pabrik. Energi listrik juga digunakan dalam peralatan rumah tangga. Contohnya kipas angin, setrika, dan lampu. Lampu listrik menyala karena energi listrik. Setrika listrik menjadi panas karena energi listrik.
5. Energi Kimia
Energi kimia tersimpan dalam bahan kimia. Energi dalam tubuh kita juga energi kimia. Energi ini berasal dari bahan kimia alami. Bahan tersebut adalah makanan. Ada beberapa benda yang menyimpan energi kimia. Contohnya batu baterai dan accu (aki). Baterai digunakan untuk menyalakan berbagai peralatan. Contohnya jam dinding, mobil mainan, dan hand phone.
B.     Sumber Energi dan Kegunaannya
Energi berasal dari sumbernya. Sumber energi ada beberapa
macam.
1. Sinar Matahari
Matahari menghasilkan energi panas dan cahaya. Sinar matahari adalah sumber energi utama di bumi. Tanpa energi matahari, tidak ada kehidupan di bumi. Makhluk hidup bergantung pada cahaya matahari. Tumbuhan hijau membuat makanan dibantu sinar matahari. Proses ini dinamakan fotosintesis. Tumbuhan merupakan makanan hewan dan manusia. Jika tidak ada matahari, tidak ada tumbuhan. Juga tidak ada hewan dan manusia. Jadi di bumi tidak ada kehidupan jika tidak ada matahari. Panas matahari untuk mengeringkan cucian. Selain itu juga untuk mengeringkan bahan pangan. Contohnya ikan, padi, dan buah-buahan. Panas matahari juga dapat menghasilkan listrik. Cahaya matahari menerangi bumi. Ini menjadikan siang hari terang benderang. Saat siang hari kita dapat beraktivitas. Kita sekolah dan bermain di siang hari. Orang tua kita juga bekerja di siang hari. Bagaimana jika tidak ada cahaya matahari? Tentu, bumi ini akan gelap gulita.
2. Bahan Bakar Fosil
Bahan bakar fosil disebut juga bahan bakar mineral. Kata fosil berasal dari bahasa Latin fossa. Artinya “galian”. Fosil adalah sisa-sisa makhluk hidup yang menjadi batu atau mineral yang tertimbun di dalam tanah. Contoh bahan bakar fosil adalah batu bara, minyak mentah dan gas alam. Minyak mentah diolah menjadi minyak tanah, bensin, solar, avtur. Pembakaran bahan bakar fosil menghasilkan energi. Energi ini untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik. Berbagai alat transportasi menggunakan bahan bakar fosil. Contohnya mobil menggunakan bensin dan solar. Pesawat terbang menggunkaan avtur. Gas alam lebih ringan dari udara. Gas alam cenderung mudah menyebar di udara. Gas alam juga bersifat mudah terbakar. Gas ini tidak berasa dan tidak berbau. Gas alam yang dijual telah diproses. Gas alam tersebut biasanya ditambah thiol. Tujuannya untuk mendeteksi bila terjadi kebocoran gas.
3. Bahan Makanan
Bahan makanan merupakan sumber energi. Bahan makanan dicerna dalam tubuh kita. Hasil pencernaan makanan adalah energi. Makanan kita berasal dari tumbuhan dan hewan. Energi kita gunakan untuk beraktivitas. Contohnya untuk menulis, membaca, berjalan, dan berlari.
4. Gerakan Air dan Angin
Air bergerak dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Air yang bergerak memiliki energi. Air pada bendungan menyimpan energi yang besar. Demikian juga pada air terjun. Aliran air ini dapat menggerakkan generator. Generator akan membangkitkan listrik. Oleh karena itu dinamakan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Angin juga menyimpan energi. Dahulu energi angin digunakan untuk menggerakkan perahu layar. Nelayan mencari ikan dengan perahu layar. Perahu layar juga sebagai alat transportasi. Sekarang, energi angin digunakan untuk menggerakkan kincir angin. Kincir angin ini dihubungkan dengan generator. Generator akan membangkitkan listrik.
5. Listrik
Listrik berasal dari mesin pembangkit listrik. Mesin pembangkit listrik membutuhkan energi lain. Contohnya energi air atau angin (PLTA), energi uap (PLTU), dan energi gas (PLTG). Energi listrik digunakan untuk berbagai keperluan. Contohnya menyalakan mesin dan peralatan elektronik. Misal lampu, radio, televisi, kulkas, dan komputer.
6. Baterai
Baterai merupakan sumber energi. Baterai digunakan dalam jam, lampu senter, dan radio. Baterai juga digunakan dalam alat mainan. Baterai ada dua jenis. Ada baterai yang dapat diisi ulang. Dan ada baterai yang tidak dapat diiisi ulang. Baterai yang dapat diisi ulang dapat terus digunakan. Jika energi di dalamnya habis dapat diisi kembali. Alat yang dibutuhkan adalah pengisi baterai (charger). Contoh baterai yang dapat diisi ulang adalah baterai untuk hand phone (HP).
C.     Mari Menghemat Energi
1. Hemat Energi Listrik
Kita harus memanfaatkan listrik secara efisien. Berikut langkah-langkah menghemat energi listrik.
a. Mematikan lampu saat meninggalkan ruangan.
b. Pilih lampu yang hemat energi.
c. Jangan terlalu sering membuka pintu kulkas.
d. Jangan memasukkan makanan atau minuman yang masih panas ke dalam kulkas.
e. Jangan menggunakan mesin cuci bila isinya hanya setengah.
f. Tidak menggunakan mesin pengering pakaian saat musim kemarau atau panas.
g. Jangan terlalu sering menyetrika. Sebaiknya tunggu hingga jumlahnya banyak.
2. Hemat Air
Menggunakan air dengan hemat. Tutup kran air jika sudah tidak digunakan. Jagalah jangan sampai terjadi kebocoran pipa. Sudahkah kamu menghemat penggunaan air bersih?
3. Hemat Bahan Bakar Minyak (BBM)

Pilihlah kompor yang hemat energi. Segera matikan kompor jika selesai memasak. Mengendarai kendaraan bermotor untuk bepergian yang penting. Mengendarai kendaraan secara bersama.
BAB 7 Gerak Benda

A.    Cara Benda Bergerak
1. Gerak Berputar
Bagaimana cara bergerak baling-baling kipas angin? Baling-baling kipas bergerak dengan berputar. Gerak berputar merupakan gerak mengelilingi pusat tertentu. Gerak jarum jam juga berputar. Gerak baling-baling helikopter juga berputar. Baling-baling helikopter berputar sangat kencang. Akibatnya pesawat dapat terbang.
2. Gerak Menggelinding
Gerak menggelinding hampir mirip dengan gerak berputar. Benda menggelinding juga mengalami gerak berputar. Perbedaannya benda yang menggelinding mengalami perpindahan tempat. Sedangkan benda yang berputar tempatnya tetap. Gerak menggelinding merupakan gerak berputar sambil berguling. Tidak semua benda dapat menggelinding. Benda berbentuk bulat lebih mudah menggelinding. Contohnya bola lebih mudah menggelinding daripada buku.
3. Gerak Jatuh
Coba lemparkan karet penghapusmu ke atas. Apakah karet penghapusmu akan tetap melayang di udara? Atau karet penghapus tersebut akan turun? Karet penghapus tersebut akan turun ke bawah. Gerakan ini disebut gerak jatuh. Gerak jatuh terjadi karena benda ditarik gaya gravitasi bumi. Gaya gravitasi juga disebut gaya tarik bumi. Arah gaya tarik bumi menuju pusat bumi. Buah yang sudah masak akan jatuh ke bawah. Gerakan ini juga dinamakan gerak jatuh. Contoh lainnya orang terjun payung dari pesawat.
4. Gerak Memantul
Gerak memantul terjadi setelah benda membentur sesuatu. Misalnya bola memantul setelah membentur lantai lapangan. Saat bola menuju ke lantai, bola bergerak jatuh. Setelah bola membentur lantai bola naik kembali. Olahraga tenis meja memanfaatkan gerak memantul.
Bola dapat mengalami gerak memantul. Begitu juga karet penghapus. Benda dari bahan karet dapat memantul. Gerak memantul bola lebih beraturan dibanding karet penghapus. Hal ini karena bentuk bola bundar. Buku tidak dapat memantul. Karena buku terbuat dari bahan kertas. Jadi, tidak semua benda dapat memantul.
5. Gerak Mengalir
Coba tuang air ke dalam gelas. Saat itulah air bergerak mengalir. Air mengalir ke dalam gelas. Bagaimana saat minum air dari gelas? Air mengalir dari gelas ke mulut kita. Zat cair bersifat dapat mengalir. Contoh zat cair adalah air. Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Adakah benda lain yang dapat mengalir? Ya, tentu ada. Udara juga dapat mengalir. Udara yang mengalir disebut angin.
B.     Faktor-Faktor yang Memengaruhi Gerak Benda
Bentuk benda memengaruhi gerak benda. Benda berbentuk lingkaran lebih mudah menggelinding. Benda berbentuk segitiga lebih sulit menggelinding. Begitu juga dengan benda berbentuk segiempat. Bagaimana seandainya roda mobil berbentuk segitiga? Apa yang akan terjadi? Ya benar. Mobil akan sulit bergerak. Oleh karena itu roda mobil dan semua kendaraan berbentuk lingkaran. Dengan demikian kendaraan dapat mudah berjalan. Jadi bentuk benda memengaruhi gerak benda. Bagaimana jika dua benda berbeda ukuran dijatuhkan? Apakah kedua benda sampai di lantai bersamaan? Semakin luas permukaan benda, semakin besar hambatan udaranya. Contohnya menjatuhkan selembar kertas dengan sebutir kelereng. Kelereng akan sampai di lantai terlebih dahulu. Hal ini karena luas permukaan kelereng lebih kecil. Sayap pesawat udara dibuat melebar dan tipis. Dengan demikian pesawat dapat terbang dengan leluasa. Sebaliknya, moncong pesawat terbang dibuat meruncing. Tujuannya memperkecil hambatan udara. Dan pesawat dapat melesat cepat di angkasa. Permukaan lintasan yang dilalui benda juga memengaruhi gerak benda.
Kelereng meluncur pada meja tidak berpasir lebih jauh. Jadi permukaan lintasan memengaruhi gerak benda. Permukaan lintasan yang kasar cenderung menghambat gerak benda. Coba perhatikan laju mobil. Mobil mudah melaju di jalan beraspal dan datar. Sebaliknya mobil sulit melaju di jalan belum beraspal.
Jadi gerak suatu benda dipengaruhi oleh:
1. bentuk benda,
2. luas permukaan benda, dan

3. bentuk permukaan lintasan yang dilalui benda.
BAB 6 Benda dan Kegunaannya

A.    Mengetahui Kegunaan Suatu Benda
Sekarang kamu akan belajar kegunaan benda. Semua benda di sekitar berguna. Benda-benda tersebut memudahkan dan membuat nyaman hidup kita. Setiap saat kita menggunakan beragam benda. Kita menggunakan gayung untuk mengambil air. Kita menggosok gigi dengan sikat gigi. Kita menggunakan sabun untuk membersihkan badan. Kita mengelap air di tubuh dengan handuk. Ibu memasak menggunakan berbagai peralatan masak. Kompor digunakan untuk memanaskan makanan. Makanan diletakkan di atas penggorengan. Ibu membutuhkan minyak goreng. Kemudian makanan dibawa ke meja makan. Kamu ke sekolah mengenakan baju seragam. Kamu juga memakai kaus kaki dan sepatu. Kamu membawa tas sekolah dan alat tulis. Baju melindungi tubuh kita dari panas dan angin. Kaus kaki membuat kaki terasa nyaman. Kaki menjadi tidak lecet saat mengenakan sepatu. Sepatu melindungi kaki kita. Kaki menjadi aman dari kerikil dan benda tajam. Kita berangkat ke sekolah menggunakan kendaraan. Kendaraan mempercepat perjalanan. Kendaraan ada bermacam-macam. Ada sepeda, sepeda motor, bus, dan mobil. Guru menulis di papan tulis. Papan tulis dibuat lebar dan dicat hitam. Guru menulis dengan kapur tulis. Kapur tulis berwarna putih. Tulisan dengan kapur tulis mudah dilihat. Tulisan ini mudah dihapus. Penghapus papan tulis berbeda dengan penghapus pensil.
B.     Menggunakan Benda Sesuai dengan Tujuannya
Dapatkah kamu memotong kayu menggunakan pisau dapur? Ya mungkin saja bisa. Akan tetapi kamu membutuhkan waktu lebih lama. Memotong kayu lebih mudah menggunakan gergaji. Pisau dapur tidak didesain untuk memotong kayu. Pisau dapur untuk memotong bahan-bahan yang lunak. Contohnya sayuran, buah-buahan, dan daging. Jadi kita harus menggunakan benda sesuai fungsinya.
Penghapus papan tulis untuk menghapus tulisan di papan tulis. Karet penghapus untuk menghapus tulisan pensil di atas kertas. Tisu tidak bisa digunakan untuk menghapus tulisan. Tisu untuk mengelap kotoran pada wajah dan tubuh kita. Kita harus menggunakan benda sesuai tujuan pembuatannya.
C.     Kegunaan Benda Berdasarkan Bahan Pembuatnya
1. Benda Berbahan Kertas
Kertas termasuk barang yang multiguna. Artinya, kertas memiliki bermacam-macam kegunaan. Buku terbuat dari kertas. Koran dan majalah dicetak di atas kertas. Kertas juga digunakan untuk pembungkus. Contohnya untuk mengemas bahan makanan dan semen. Kertas juga dapat digunakan untuk mengelap kotoran. Contohnya kertas tisu.
2. Benda Berbahan Kayu
Kamu tentu mempunyai pensil bukan? Batang pensil terbuat dari kayu. Meja, kursi, lemari, dan pintu juga terbuat dari kayu. Kayu diambil dari batang pohon. Ada banyak jenis kayu. Contohnya kayu jati, kalimantan, meranti, dan sengon. Setiap jenis kayu memiliki kelebihan. Misalnya kayu jati bersifat keras. Kayu jati cocok untuk membuat perabot rumah.
3. Benda Berbahan Plastik
Plastik adalah bahan yang mudah dibentuk tetapi kuat. Plastik dibuat di pabrik plastik. Plastik digunakan untuk membuat berbagai benda. Contohnya kantong plastik, stiker, dan wadah makanan. Kursi dan meja juga dibuat dari plastik. Plastik juga dapat diubah menjadi bahan yang tahan panas. Contohnya teflon. Teflon digunakan untuk melapisi alat masak. Tujuannya agar masakan tidak lengket pada alat masak.
4. Benda Berbahan Kaca

Kaca adalah bahan beningyang tembus pandang. Kita dapat melihat benda di balik kaca. Kaca dibuat dengan melebur silika (pasir). Kemudian didinginkan dengan cepat. Ada jenis kaca yang mudah hancur. Ada jenis kaca yang kuat bahkan tahan peluru. Jendela, gelas minum, dan cermin dibuat dari kaca. Lensa mata juga dibuat dari kaca.